komunikasi efektif
2.KOMUNIKASI EFEKTIF DAN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
A.KOMUNIKASI EFEKTIF
a.pengertian komunikasi efektif
menurut Mc.Crosky Larson dan Knapp dalam bukunya An introduction to interpresonal comunication mengatakan bahwa komunikasi yangefektif dapat dicapai dengan mengusahakan ketepatan yang paling tinggi derajatnya antara komunikator dan komunikan dalam setiap komunikasi. Komunikasi yang lebih efektif terjadi apabila gagasan pesan dan perasaan dengan cara yang baik dalam kontak sosial yang baik pula
b. Langkah – langkah membangun komunikasi yang efektif
1. Bertanya
2.Mendengarkan
3.Mengulang
4.Klarifikasi
5.Refleksi
6.Memfokuskan
7.Diam (memelihara ketenangan)
8.Memberi informasi
9.Menyimpulkan
B.HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
a.pengertian antar manusia
1. hubungan antar manusia dalam arti luas adalah interaksi antara sesorang dengan oranglain dalam segala situasi disemua bidang kehidupan
2. hubungan antar manusia dalamarti sempit adalah interaksi antar seseorang dengan semua orang lain dalam situasi kerja dan dalam organisasi kekaryaan.
b.Tujuan antar hubungan manusia
1. menemukan diri sendiri
2.menemukan dunia luar
3.membentuk dan memelihara hubungan yang bermakna dengan orang lain
4.mengubah sikap dan perilaku sendiri dan orang lain
5.bermain dan hiburan
6.memberikan bantuan
c.Teknik-teknik hubungan antar pribadi
1.Tindakan sosial
2. Kontak sosial
3. Komunikasi sosial
4. Teori hubungan antar manusia
d.Teori Johary Windows
Teori ini merupakan teori yang mengungkapkan tentang tingkat keterbukaan dan tingkat kesadaran mengenai diri kita. Johary Windows digambarkan sebagai segi empat dengan garis tengah yang membelah jendela menjadi dua bagian. Bagian atas menunjukkan bagian diri kita yang diketahui oleh oranglain disebut public self, sedangkan bagian bawah menggambarkan aspek diri kita yang tidak diketahui oleh orang lain disebut sebagai private self.
Bila jendela dibelah kebawah sebelah kiri adalah aspek diri yang kita ketahui, dan sebelah kanan adalah aspek yang tidak diketahui. Jika kedua jendela digabung, maka Johary Windows menjadi lengkap. Lalu tiap kamar dimasukkan konsep-konsep terbuka (open), buta (blind), tersembunyi (hidden), tidak dikenal (unknown).
Empat jendela tersebut adalah :
1. Kotak pertama / daerah terbuka (open area)
Meliputi informasi komunikasi interpersonal yang dimengerti oleh diri sendiri maupun oleh orang lain.2. Kotak kedua / daerah buta (blind area)
Meliputi informasi yang tidak dimengerti oleh diri sendiri tetapi dipahami oleh orang lain.
3. kotak ketiga / daerah tersembunyi (hidden area)
Meliputi informasi yang hanya dimengerti oleh dirinya sendiri tanpaorang lain mengetahuinya
4. Kotak ke empat / daerah tak dikenal (unknown area)
Meliputi informasi yang tidak diketahui olehdirinya sendiri maupun oleh orang lain.
Meliputi informasi komunikasi interpersonal yang dimengerti oleh diri sendiri maupun oleh orang lain.2. Kotak kedua / daerah buta (blind area)
Meliputi informasi yang tidak dimengerti oleh diri sendiri tetapi dipahami oleh orang lain.
3. kotak ketiga / daerah tersembunyi (hidden area)
Meliputi informasi yang hanya dimengerti oleh dirinya sendiri tanpaorang lain mengetahuinya
4. Kotak ke empat / daerah tak dikenal (unknown area)
Meliputi informasi yang tidak diketahui olehdirinya sendiri maupun oleh orang lain.
e. Tipe-tipe manusia
1. Sanguinis
2. Plegmatis
3. Koleris
4. Melankolis
3.MENDENGAR AKTIF DAN BERTANYA EFEKTIF
1.pengertian mendengar aktif
adalah suatu keterampilan dasar bagi bidan untuk menghimpun informasi sebanyak-banyaknya untuk menegakkan diagnosa dengan baik dan umpan balik pada pasien atau klien.
2.tujuan mendengar aktif
- mendorong klien untuk berbicara
- menunjukkan minat dan perhatian kita pada klien
- memberi arahan percakapan kita pada klien
- mendengar pasif/diam
- memberikan perhatian verbal dan non-verbal
- membuka pembicaran
- mendengar aktif
- menerima orang lain apa adanya.
- menghargai perasaan orang lain
- toleransi terhadap keanehan orang lain dengan cara konsenterasi pada isi bukan cara bicaranya.
- perhatian penuh dan berpusat pada klien dalam pandangan tertentu berpusat pada klien dengan wajah datar
- mendengarkan segala sesuatu yang di katakan klien.
- duduk menghadap klien
- melakukan pengulangan.
- sikap mendengar acuh tak acuh,tidak ada kontak mata pada klien
- Kegagalan mengikuti orang lain berbicara (interupsi dini)
- . Mulai berbicara cerita anda sendiri (bedakan dengan membuka diri).
- Kehilangan pikiran sejenak.
- Bereaksi secara impulsive (tuhan ampun deh).
- Memberikan nasehat sangat awal.
- Memberikan nilai
- Mengekspresikan asumsi diri pada pasien.
Adalah mendorong klien untuk bicara sehingga apa yang menjadi masalahnya bisa terkaji secara lengkap,menunjukan minat dan perhatian kita kepada klien, meningkatkan kesadaran kita terhadap perasaan klien dan memberi suatu arahan percakapan terhadap klien. hal ini, untuk menghindari percakapan percakapan yang tidak dibutuhkan dan untuk dapat mengali informasi dan kebutuhan klien.
7. Jenis Pertanyaan
a. Pertanyaan Tertutup Pertanyaan tertutup bermanfaat untuk mengumpulkan informasi yang faktual (biasanya dilakukan pada awal-awal percakapan), yang menghasilkan jawaban singkat ( ya atau tidak).
b. Pertanyaan Terbuka Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang memberi kebebasan menjawab dan memungkinkan adanya berbagai macam jawaban.
c. Pertanyaan Mendalam Pertanyaan mendalam digunakan untuk menanggapi pernyataan yang disampaikan oleh klien.
d. Pertanyaan Mengarahkan (bersifat sugestif) Jenis pertanyaan ini sangat tidak tepat untuk digunakan dalam melakukan komunikasi dengan klien, bahkan sebaiknya dihindari.
8. Teknik bertanya efektif
1. Gunakan intonasi suara yang menunjukan perhatian, minat dan keakrapan. Jangan terlalu cepat / lambat atau terlalu keras atau lemah.
2. Gunakan kata kata yang dipahami klien, karna bahasa bahasa ilmiah yang tidak dipahami klien tidak akan bisa terjawab atau bahkan menyebakan salah arti.
3. Ajukan pertanyaan pertanyaan satu persatu. Jangan mengejukan beberapa pertanyaan sekaligus karna ini tidak efektif
4. Tunggu jawaban dengan penuh minat jangan memotong biarkan klien menyelesaikan kalimatnya karna pemotongan ditengeh kalimat bisa menimbulkan salah presepsi.
5. Gunakan kata kata yang mendorong klien untuk tetap bicara (bagaimana ?,dan, lalu,maksudnya?)
6. Bila harus menanyakan hal yang sangat pribadi, jelaskan mengapa hal itu harus ditanya.
7. Hindari penggunaan tanda “mengapa”karna kemungkinan klien dapat merasa disalahkan.
9. Manfaat bertanya efektif
1. Membuat orang yang anda ajak bicara memahami / mencoba memahami.
2. Mendorong seseorang untuk cerita seperti dialami benar benar.
3. Memperjelas pecakapan antara anda sebagai pendengar dan pembicara.
4. Memberikan penjelasan untuk menceritakan hal hal yang ingin diceritakannya. 5. Mecegah pembuatan kesimpulan secera terburu buru
4. PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KLIEN DALAM PELAYANAN ASUHAN KEBIDANAN
1 PENGERTIAN KLIEN
Klien atau pelanggan ( customer ) adalah orang yang akan mendefinisikan hasil dari proses yang diberikan ( puas/tidak puas ) .
Menurut Vincent, pelanggan adalah semua orang yang menuntut kita atau perusahaan kita untuk memenuhi suatu standar kualitas tertentu dan karena itu akan memberi pengaruh pada kinerja staff atau perusahaan.
2 ORANG-ORANG YANG DISEBUT KLIEN DALAM ASUHAN KEBIDANAN
Orang-orang yang disebut pelanggan atau klien dalam pelayanan kebidanan adalah :
1. Bayi baru lahir
2. Balita
3. Remaja putri
4. WUS ( Wanita Usia Subur )
5. PUS ( Pasangan Usia Subur )
6. Pasutri ( pasangan suami istri )
7. Wanita pada masa pra-menopause, menapouse, dan pascamenopause
Comments
Post a Comment