mendengar aktif
3.MENDENGAR AKTIF DAN BERTANYA EFEKTIF
1.pengertian mendengar aktif
adalah suatu keterampilan dasar bagi bidan untuk menghimpun informasi sebanyak-banyaknya untuk menegakkan diagnosa dengan baik dan umpan balik pada pasien atau klien.
2.tujuan mendengar aktif
- mendorong klien untuk berbicara
- menunjukkan minat dan perhatian kita pada klien
- memberi arahan percakapan kita pada klien
- mendengar pasif/diam
- memberikan perhatian verbal dan non-verbal
- membuka pembicaran
- mendengar aktif
- menerima orang lain apa adanya.
- menghargai perasaan orang lain
- toleransi terhadap keanehan orang lain dengan cara konsenterasi pada isi bukan cara bicaranya.
- perhatian penuh dan berpusat pada klien dalam pandangan tertentu berpusat pada klien dengan wajah datar
- mendengarkan segala sesuatu yang di katakan klien.
- duduk menghadap klien
- melakukan pengulangan.
- sikap mendengar acuh tak acuh,tidak ada kontak mata pada klien
- Kegagalan mengikuti orang lain berbicara (interupsi dini)
- . Mulai berbicara cerita anda sendiri (bedakan dengan membuka diri).
- Kehilangan pikiran sejenak.
- Bereaksi secara impulsive (tuhan ampun deh).
- Memberikan nasehat sangat awal.
- Memberikan nilai
- Mengekspresikan asumsi diri pada pasien.
Adalah mendorong klien untuk bicara sehingga apa yang menjadi masalahnya bisa terkaji secara lengkap,menunjukan minat dan perhatian kita kepada klien, meningkatkan kesadaran kita terhadap perasaan klien dan memberi suatu arahan percakapan terhadap klien. hal ini, untuk menghindari percakapan percakapan yang tidak dibutuhkan dan untuk dapat mengali informasi dan kebutuhan klien.
7. Jenis Pertanyaan
a. Pertanyaan Tertutup Pertanyaan tertutup bermanfaat untuk mengumpulkan informasi yang faktual (biasanya dilakukan pada awal-awal percakapan), yang menghasilkan jawaban singkat ( ya atau tidak).
b. Pertanyaan Terbuka Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang memberi kebebasan menjawab dan memungkinkan adanya berbagai macam jawaban.
c. Pertanyaan Mendalam Pertanyaan mendalam digunakan untuk menanggapi pernyataan yang disampaikan oleh klien.
d. Pertanyaan Mengarahkan (bersifat sugestif) Jenis pertanyaan ini sangat tidak tepat untuk digunakan dalam melakukan komunikasi dengan klien, bahkan sebaiknya dihindari.
8. Teknik bertanya efektif
1. Gunakan intonasi suara yang menunjukan perhatian, minat dan keakrapan. Jangan terlalu cepat / lambat atau terlalu keras atau lemah.
2. Gunakan kata kata yang dipahami klien, karna bahasa bahasa ilmiah yang tidak dipahami klien tidak akan bisa terjawab atau bahkan menyebakan salah arti.
3. Ajukan pertanyaan pertanyaan satu persatu. Jangan mengejukan beberapa pertanyaan sekaligus karna ini tidak efektif
4. Tunggu jawaban dengan penuh minat jangan memotong biarkan klien menyelesaikan kalimatnya karna pemotongan ditengeh kalimat bisa menimbulkan salah presepsi.
5. Gunakan kata kata yang mendorong klien untuk tetap bicara (bagaimana ?,dan, lalu,maksudnya?)
6. Bila harus menanyakan hal yang sangat pribadi, jelaskan mengapa hal itu harus ditanya.
7. Hindari penggunaan tanda “mengapa”karna kemungkinan klien dapat merasa disalahkan.
9. Manfaat bertanya efektif
1. Membuat orang yang anda ajak bicara memahami / mencoba memahami.
2. Mendorong seseorang untuk cerita seperti dialami benar benar.
3. Memperjelas pecakapan antara anda sebagai pendengar dan pembicara.
4. Memberikan penjelasan untuk menceritakan hal hal yang ingin diceritakannya. 5. Mecegah pembuatan kesimpulan secera terburu buru
Comments
Post a Comment